Tags: Mengelola Aset Pikiran Positif

27 MAR 2019

Oleh : Krishna Brawijaya*)   Setiap manusia di anugerahi Tuhan sebuah kekayaan atau bisa dibilang aset luar biasa berupa akal pikiran yang tidak dipunyai oleh mahluk Tuhan lainnya. Dengan akal pikiran kita bisa berpikir untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan akal pikiran kita bisa merancang sebuah masa depan sukses, sesuai yang kita inginkan.    Dengan adanya akal pikiran, maka kehidupan menjadi lebih hidup dan lebih indah dan lebih bergairah. Tapi dengan akal pikiran juga dunia bisa berubah menjadi buram, hitam, penuh kegelisahan, menakutkan tanpa keindahan.    Itulah hebatnya akal pikiran kita yang bisa membawa kita pada kebahagiaan ataupun kesedihan. Bisa membawa kita pada  kesuksesan, keberlimpahan, kekayaan dan bisa membawa kita pada kemiskinan, kegagalan, keterpurukan.   Pikiran sebagai Aset   Banyak yang mengira bahwa modal bisnis dan kebahagiaan hidup adalah berupa uang semata. Banyak pula yang mengira bahwa hanya dengan uanglah bisnis baru bisa di jalankan dan hanya dengan uanglah kebahagiaan bisa diraih.   Padahal tidak demikian. Kita sepakat bahwa uang sebagai salah satu instrumen modal bisnis dan salah satu instrumen kebahagiaan, tapi itu tidak mutlak. Sering terlupakan oleh kita aset luar biasa yang sudah dimodalkan pada setiap manusia dari lahir yaitu akal pikiran. Akal pikiran inilah sebenarnya aset tidak ternilai daripada manusia.   Berbekal akal pikiran, manusia bisa membangun gedung, bisa membikin mesin, bisa bercocok tanam dan lainnya, dimana mahluk lain yang tidak punya akal pikiran tidak mampu menciptakan semua itu. Itulah aset berharga tak ternilai yang wajib kita sadari keberadaannya dan kita sadari potensi kebaikan yang dimilikinya.   Mengelola Pikiran Positif   Kita adalah hasil daripada apa yang kita pikirkan di masa lalu. Pikiran kita masa lalu yang menggerakkan doa-doa penuntun dan action-action nyata itulah yang menuntun dan menjadikan kita seperti saat ini. Dahsyat nya pikiran baik sadar maupun tidak sadar akan membimbing dan mengarahkan kita, menuntun hidup kita bergerak menuju realisasi pikiran masa depan kita.   Jika pikiran masa depan kita positif, maka akan menghasilkan masa depan positif. Jika pikiran masa depan kita negatif, maka akan pikiran akan menuntun kita pada masa depan negatif.   Lalu bagaimana bisa dengan hari ini? Hari ini adalah tahap awal menuju masa depan sekaligus sebagai perwujudan pikiran kita pada masa lalu. Itulah hari ini yang menghubungkan masa lalu dan masa depan.   On The Track Pikiran Positif   Kalau kita merasa selama ini telah berpikir positif, tapi terasa belum di track nasib positif, maka yakinlah bahwa saat ini sudah berada di track yang benar dan lupakan perasaan berada di track yang salah. Ibarat jalan yang tidak semuanya mulus, maka hari ini Anda sedang melewati jalan positif, entah itu jalan nasib terasa mulus ataupun jalan nasib terasa belum mulus. Karena perasaan jalan itu mulus atau tidak mulus hanya sebatas perasaan saja.   Lihatlah sebuah gunung yang tampak indah itu ternyata di dalamnya tersusun dari rangkaian gunung-gunung kecil dan rangkaian jurang-jurang yang dalam. Itulah gambaran positif dari indahnya nasib positif dari kita.   Pikiran Positif penentu Nasib Positif   Sadarilah bhawa pikiran positif itu sebagai Aset kita menuju masa depan. Nasib masa depan kita menjadi positif, bila mulai hari ini kita bangun pikiran kita menjadi selalu positif. Selamat menjemput nasib positif yang penuh kebahagiaan dan kesuksesan dengan berbekal asset berupa selalu berpikir positif.   *) Senior Marketing Administration di Listrikmart

 

@PESAN INSTAN