Tags: News

22 JUL 2017

Usaha kemitraan tak melulu soal kuliner atau pakaian. Seorang pebisnis di Semarang, Muajib Daroini menawarkan kemitraan bidang usaha yang cukup unik, yaitu berjualan alat-alat kelistrikan. Ia merintis usaha itu sejak 2007 dengan merek Listrikmart. Konsepnya, toko atau mini market khusus peralatan listrik seperti kabel, lampu, stop kontak, saklar, hingga antena.

 

03 MEI 2017

Tawaran kemitraan ritel unik datang dari Semarang. Muajib Daorini pemilik CV Charisma Persada menawarkan peluang usaha untuk membuka toko ritel peralatan listrik yang dinilai akan terus berkembang. Ada dua kategori paket kemitraan yang ditawarkan Listrikmart, yaitu Paket Minimarket Listik Mitra Mandiri dan Paket Minimarket Mitra Usaha. Paket Minimarket Listrik Mitra Mandiri adalah paket pendirian minimarket listrik oleh Listrikmart dan selanjutnya dikelola secara mandiri oleh mitra. Kerja sama yang berkelanjutan dengan Listrikmart berbentuk pasokan barang tertentu dalam jangka waktu tertentu. Dalam paket mitra mandiri ini, ada dua paket investasi yang ditawarkan, yakni paket start-up senilai Rp175 juta dan paket profesional senilai Rp225 juta. Untuk mengikuti paket ini, mitra juga harus memiliki tempat usaha dengan luas 30 m2-40 m2. “Nilai investasi ini untuk di Pulau Jawa saja, di luar Jawa akan ada penambahan biaya akomodasi dan transportasi pengiriman barang secara proporsional,” katanya. Berdasarkan hitung-hitungan Listrikmart, mitra bisa balik modal dalam waktu 2 – 3 tahun, dengan asumsi target omzet bulanan mencapai Rp48 juta, dan laba bersih sebesar Rp6,85 juta. Sementara itu, kategori paket kemitraan kedua adalah Paket Minimarket Listrik Mitra Usaha, yaitu paket pendirian minimarket listrik oleh Listrikmart dan akan dikelola oleh manajemen pusat. “Pada kategori ini mitra bertindak sebagai investor, semua manajemen dikelola oleh Listrikmart,” imbuhnya. Dalam kategori ini disediakan juga tiga pilihan paket investasi, yakni paket Silver senilai Rp250 juta, paket Gold senilai Rp350 juta dan paket Diamond senilai Rp450 juta. Mitra akan mendapatkan fasilitas berupa media promosi, rak dan meja kasir, komputer dan sistem teknologi informasi, deposit persediaan barang dagangan, brandin dan manajemen fee untuk lima tahun. Dengan asumsi mitra mengambil paket Silver, dan mampu mendapatkan omzet per bulan mecapai Rp75 juta, maka perhitungan balik modal akan tercapai dalam waktu 2 tahun 3 bulan. “Balik modal bisa lebih cepat lagi apabila omzet penjualan bisa lebih tinggi lagi dan atau di lokasi penjualan bisa mendapatkan profit margin yang lebih tinggi,” katanya. Pada paket Mitra Usaha ini, mitra dikenai biaya monitoring sebesar 1% dari omzet. Biaya monitoring ini untuk memastikan bahwa prosedur operasional standar benar-benar dijalankan. Selain itu, barang-barang dagangan yang slow moving akan ditukar dengan barang-barang yang mudah terjual, serta adanya kemungkinan top up persediaan barang dagangan tanpa penambahan biaya lainnya. “Paket Mitra Usaha ini cocok untuk para mitra yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk mengelola usahanya sendiri,” imbuhnya. Setelah pemilihan paket investasi yang dinilai cocok, calon mitra membutuhkan waktu sekitar 30 hari hingga 45 hari dari pelunasan biaya untuk persiapan setup minimarket. Persiapan yang dibutuhkan tersebut meliputi persiapan perlengkapan peralatan usaha, penyusunan barang dagangan, perekrutan karyawan dan pelatihan sumber daya manusia. Adapun, untuk pendaftaran dan pengajuan menjadi mitra Listrikmart, calon mitra bisa mengisi formulir yang telah disediakan di halaman website mitrausahalistrikmart.com.

 

@PESAN INSTAN